oleh

4 Pelaku Pemeras WNA Diciduk Reskrim Polres Jakarta Pusat

JAKARTA, Mediapolri – Sebanyak empat pelaku pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) asal Jerman ditangkap jajaran Reskrim Polres Jakarta Pusat. Pelaku memeras korban dengan tuduhan menggunakan narkotka jenis sabu-sabu.

“Kita baru tangkap empat tersangka, masih ada tiga lagi yang kita buru. Mereka bekerja secara berkelompok. Yang kita tangkap inisial LI, VT, AL, MN dan barang bukti mobil, pistol yang berbentuk pisau,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Heru Novianto saat diwawancarai di Polres Jakarta Pusat, Rabu 1 Juli 2020.

Untuk memuluskan aksinya, AL mengaku sebagai polisi kepada korban. Dia memanfaatkan pistol dan kartu mitra polisi yang dimilikinya untuk meyakinkan korban.

Sementara itu, Al mengaku baru pertama kali melakukan pemerasan. Dia memberanikan diri melakukan pemerasan karena memegang pistol dan kartu mitra polisi.

“Pistol dan kartu anggota ini saya dapat saat masih di dalam organisasi FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri),” ucap AL.

AL yang dulunya bekerja sebagai pengemudi taksi online itu mengaku kecemplung di dunia kejahatan ini karena tergiur dengan ajakan VT. VT yang juga masih saudaranya itu menjadi otak dari pemerasan ini. VT yang meminta bantuan LI untuk mencari korban.

“Pas sudah dapat sasaran baru kami lakukan aksi. Ini biar media tahu saja, itu korban yang melapor juga memang habis pakai sabu kok, orang itu ada bong atau alat hisap, dan sisa pakai juga ada,” kata dia.

Korban yang takut kemudian memberikan uang sebesar Rp150 juta kepada para pelaku. Uang itu ditransfer ke rekening VT. Setelah uang masuk ke dalam rekening, Al bersama kawanan lainnya langsung pergi ke daerah Tanggerang Selatan.

“Hasil uang kami bagi-bagi, ada juga saya belikan mobil untuk nanti itu sebagai kendaraan operasional jika pemerasan pertama ini berhasil,” ujar dia.

Para pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.@mi

Komentar

News Feed