Kakorbinmas Baharkam Polri Himbau Masyarakat Tidak Lakukan Kegiatan ini Selama Pendema Covid 19

JAKARTA, Mediapolri.id – Guna Efektifkan Aturan Pemerintah Mengatasi Penyebaran Virus Corona Baru Penyebab COVID-19, di tanah air, Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Risyapudin Nursin, sebar leafleat himbauan pada masyarakat, di Kantor Bahrlarkam Mabes Polri, Jakarta. Rabu, (15/04).

Dalam leafkeat himbauan disebutkan, jelang Ramadhan dan Idhul Fitri masyarakat dimana untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti Sholat Tarawih, Takbir keliling. Mana hanya cukup dilakukan di Masjid/Mushola dengan menggunakan pengeras suara.

“Saya minta Tilawah di rumah, sahur dan berbuka. Juga tidak ada sahur on the road,” tegasnya.

Jenderal bintang dua dipundak itu mengatakan, masyarakat lebih menggalakkan pesantren kilat metode media elektronika. Dimana untuk kegiatan keagamaan yang dihadiri keluarga secara terbatas tetap diperbolehkan.

“Namun harus patuhi peraturan dan perundang undangan serta fatwa atau pandangan lembaga agama resmi yang telah diakui pemerintah,” ucapnya.

Bahkan telah menutup sementara sarana belajar sekolah dan institusi pendidikan agar belajar dari rumah. Tetapi lembaga pendidikan, pelatihan dan penelitian yang berkaitan dengan pelayanan kesehatam masa PSBB masih tetap di buka.

Pun juga terhadap pemangku perusahaan agar menerapkan work from home(WFH), dan physical distancing dengan ketat. Sebab, bukan tidak mungkin, kasus COVID-19 bisa teratasi, jika masing masing meniadakan rapat antar muka, termasuk pelonggaran jam kerja.

“Minim duduknya berjarak 1 meter, gunakan masker, sarung tangan dan detejsi tubuh secara rutin. Bagi karyawan dengan penyakit penyerta (komorbid) beserta lansia diatas 60 tahun tidak dianjurkan untuk ngantor,” ungkap Irjen Risyapudin.

Selain itu, untuk sektor yang diperbolehkan beroperasi pada masa pandemi Corona adalah, Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah. Kantor Perwakilan Diplomatik. BUMN dan BUMD pelaku usaha disektor Kesehatan, bahan pangan, Perhotelan, konstruksi strategis, pelayanan publik, serta komunikahi dan tehnologi Informasi Keuangan, logistik.

“Kepada Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak disektor kebencanaan untuk sering mungkin melakukan berkoordinasi. Sedangknan untuk kantor yang mendesak, agar secepatnya memerlukan Surat Tugas/Perintah dari atasan,” tutupnya.@Red

Komentar