oleh

Polres Subang Berhasil Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam

SUBANG – Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M.,CHRA., didampingi Kasat Reskrim AKP M. Wafdan Mutaqqin S.I.K., S.H., M.H, Pimpin Press Conference Kasus Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Tajam, bertempat di Lapangan Apel Polres Subang, Kamis (10/092020)

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M.,CHRA., menyampaikan Kronologis kejadian, Waktu dan TKP, bahwa Pada Hari Minggu tanggal 06 September 2020 sekitar jam 01.00 WIB di Area Parkir Universitas Subang Jl. R.A. Kartini Kel. Wanareja Kec. Subang Kab.Subang

“Pada hari minggu tanggal 06 september 2020 sekutar jam 01.00 Wib pada saat anggota Kepolisian Resor Subang sedang melaksanakan patroli di wilayah hukum Kab. Subang kemudian mendapatkan lqporan bahwa akan terjadinya tawuran antara geng motor XTC dan geng motor MOONREKER. Setelah mendapat informasi tersebut kemudian anggitanya Kepolisian Resor Subang kemudian mendatangi lokasi yang disinyalir sebagai tempat Basecamp geng tersebut tepatnya di Universitas Subang Jl. R.A. Kartini Kel. Wanareja Kec. Subang kab. Subang”, tuturnya.

Lanjutnya, Kasat Reskrim AKP M. Wafdan Mutaqqin S.I.K., S.H., M.H, menuturkan, Pelaku yang berhasil diamankan berinisial RP (membawa senjata tajam jenis samurai), 30 Tahun, Laki-laki, Wiraswasta, Alamat : kec. Subang Kab. Subang; dan berinisial JAW (membawa senjata tajam jenis kampak), 27 Tahun, Laki-laki, Wiraswasta, Alamat : kec. Subang Kab. Subang, ungkapnya.

“Modus operandi, bahwa kedua tersangka menyimpan , membawa, menguasai senjata penikam/penusuk masing – masing berjenis samurai dan kampak dengan tujuan akan digunakan sebagai alat untuk melakukan perkelahian antar geng motor”, jelas Kasat Reskrim.

Kapolres menamnahkan, Barang bukti yang berhasil diamankan, 1 (satu) buah samurai bergagang kayu berikut serangkanya dan 1 (satu) buah kampak bergagang kayu, ucapnya.

Para pelaku diancam dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun, tandas Kapolres.@humas

Komentar

News Feed