oleh

Polda Kaltim Gelar Konferensi Pers Terkait Tambang Illegal

BALIKPAPAN – Pada hari ini (15/01/22) Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) Menemukan Tambang batu bara ilegal di Kawasan izin usaha penambangan (IUP) milik PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ)

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung pada jumat (14/01/22) sore, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan 10 pit, tumpukan hasil tambang batu bara yang berlokasi di kawasan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Milik Perusahaan PT.Mahakam Sumber Jaya (MSJ).

“Kita telah melakukan penyelidikan terkait kasus yang diduga tambang ilegal dimana telah ditemukan 10 pit tumpukan tambang, dengan dugaan pencurian material batu bara kurang lebih 12.300 metrik ton atau setara dengan 27 miliar, kemudian barang-barang yang dicuri tersebut sudah dikembalikan ke PT MSJ, “Ucap Kabid Humas Polda Kaltim

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan setidaknya ribuan metrik ton batu bara di areal PT SMJ dicuri.

“Pada 31Desember 2021 kami telah melakukan pengecekan dilokasi pertambangan di areal Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam pelaksanaan ditemukan adanya penambangan ilegal yang dilakukan di dalam kawasan IUP PT Mahakam Sumber Jaya, ” Papar Kombes Indra dalam jumpa pers yang digelar jumat (14/01/22)

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kaltim, Kombes Pol Indra Lutianto Amstono menceritakan, penyelidikan tersebut berawal dari aduan yang dilaporkan oleh PT Mahakam sumber Jaya yang merasa dirugikan, sehingga pihak kepolisian terjun untuk menindaklanjuti

Kemudian Polda Kaltim bersama Dit Tipidter Bareskrim Polri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menemukan tersangka yang hingga saat ini dalam tahap pencarian

“Tambahnya, sebelumnya kita telah mendapatkan laporan dari PT. MSJ pada Desember kemarin, kemudian kita terjun kelapangan dan memantau lokasi tersebut, intinya penyelidikan kami tidak hanya sampai disini saja melainkan kita akan menginformasikannya lagi, “Tutupnya.(H.Dege)

Komentar

News Feed