oleh

Kapolresta Hadiri Pertemuan Akhir Tahun 2021Bersama Walikota, Forkopimda dan Tokoh Agama

Polresta Jayapura Kota – Bertempat di D’Santee Pemancingan dan Resto Koya Barat Distrik Muaratami, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd menghadiri pertemuan akhir tahun 2021, Walikota Jayapura Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM dan Forkopimda bersama Pimpinan umat Beragama. Kamis (23/12) siang.

Turut hadir Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo, SH, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf. R. Arnold Sangari, SE, Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM, Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura Dr. Abdul Hafid Jusuf, S.Ag., MM, Kepala Badan Kesbangpol Drs. Daniel Mano, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ni Nyoman Sri Antari, Kasat Pol PP Mukshin Ningkeula, Kabag Pemerintahan Supriyanto, S.Stp dan Para Pimpinan Umat Beragama Kota Jayapura sebanyak 30 orang.

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano, MM mengatakan hari ini kita laksanakan rapat di distrik Muaratami yang termaksud bagian dari kota Jayapura dan distrik inilah yang berbatasan dengan negara PNG.

“Kita mensyukuri kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena Tuhan telah menjaga kita hingga hampir diakhir tahun 2021 ini dengan situasi aman dan kita terhindar dari bencana karena doa dari semua kalangan umat beragama yang ada di kota Jayapura, mari kita jaga kota ini sebagai rumah bersama, kita hidup rukun menjaga kesatuan republika Indonesia, “ucapnya.

Lebih lanjut lagi kata Walikota, atas doa bapak sekalian kota ini sudah berada di zona hijau 0% covid-19, jadi saya minta agar semua umat untuk tetap terus berdoa demi menjaga kota Jayapura terhindar dari covid-19 dan penyakit ini diangkat oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sudah tiga hari kita berada di zona hijau tetapi kita belum berada di level 1 dan masih level 2 karena masih banyak orang tua kita yang masih belum vaksin.

“Suatu kebanggaan berkat kerja keras Kapolresta dan Dandim, jumlah masyarakat yang telah divaksin adalah mencapai 76,49% vaksin pertama, 54% vaksin kedua dan 43% vaksin ketiga, saya harapkan kepada masyarakat dapat melakukan vaksinasi karena banyak yang belum di vaksin, ” ujarnya.

“Terimakasih juga kepada semua pimpinan umat beragama kota Jayapura karena kita dapat penghargaan tertinggi dari kementrian agama Republik Indonesia yaitu Anugerah harmoni awards kota rukurukun, ” tandasnya.

“Untuk Natal dan tahun baru, tidak ada acara lepas tahun baru dimana pun, hanya ibadah masing-masing dirumah sesuai dengan keyakinan kepercayaan, dikota ini kita melakukan open house tetapi yang hadir hanya keluarga dekat saja dan tetap mengikuti prokes serta tempat ibadah kita sudah buka namun jemaatnya dibatasi 75%, ” pungkasnya.

Sementara itu Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, SH., S.IK.,M.Pd mengatakan bahwa pada akhir tahun karena menurut bapak Walikota kita harus tetap menjaga silaturahmi dengan seluruh agama dikota Jayapura sehingga kota ini tetap aman dan kondusif.

“Puji syukur atas dukungan tokoh agama semua, kita sudah melalui iven-iven nasional yakni PON serta Pepenas dan semua dukungan doa dari para tokoh agama, saya selaku kapolresta sangat berbangga karena tugas ini selesai dengan baik berkat dukungan doa dari bapak ibu sekalian, ” ucapnya.

Lanjutnya, toleransi umat beragama tetap dibangun dan semua kota ini memiliki semangat yang sama serta satu hati seperti motto kota Jayapura karena kota ini adalah barometer dan apabila kota Jayapura aman maka pasti kabupaten lain pasti aman, jadi diharapkan kita semua yang hadir di sini tetap menjaga kebhinekaan kota jayapura.

“Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada tokoh agama dikota ini yang sudah bersama-sama kami pemerintah kota jayapura, kapolresta dan Dandim sudah membantu tugas-tugas kita semua dalam menjaga kedamaian di kota Jayapura yang kita cintai, ” pungkas Kapolresta.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian saran dan masukan dari para pemimpin umat beragama kota Jayapura dan pemberian tali asih oleh walikota Jayapura dan forkopimda kepada perwakilan FKUB Kota Jayapura. @Andi

Komentar

News Feed