oleh

Sat Samapta Polres Tabanan , Basarnas, BPBD dan PMI Evakuasi Korban Cedera Kaki Dari Puncak Mangu

TABANAN – Salah seorang pendaki Gunung Pucak Mangu Kab. Tabanan yang bernama Pak Martin, laki, umur 49 tahun, alamat Renon Denpasar yang mengalami cedera pada kaki saat mendaki Gunung Pucak Mangu Kab. Badung berhasil di Evakuasi Tim Gabungan.

Seijin dan atas perintah Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., pada hari Minggu, 17/10/2021 pukul 19.00 wita bertempat di Gunung Pucak Mangu Baturiti Tabanan Sat Samapta Polres Tabanan yang dipimpin Kasat Sabhara AKP I Nyoman Suadi, SH., bergabung dengan Tim Basarnas Bali memberikan bantuan / pertolongan terhadap salah satu korban pendaki Gunung Pucak Mangu bernama Pak Martin yang mengalami cedera pada kaki disaat turun gunung sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Kasat Samapta Polres Tabanan menyampaikan bahwa pada hari Minggu, 17 Oktober 2021 pukul 19.00 wita kami dari Sat Samapta Polres Tabanan bersama dengan Kapolsek Baturiti dan Tim dari Basarnasda Bali sedang melakukan pertolongan untuk dapat mengevakuasi korban cedera kaki digunung Pucak Mangu, Ucap Kasat samapta.

Adapun Kronologis singkat kejadian :
Pada Hari Minggu tgl 17 Oktober 2021 sekira pkl 08.00 wita rombongan anggotanya 6 orang dari rumahnya di jalan Buluh Indah mengendarai 2 Unit mobil fortuner, kemudian start naik dari Banjar Taman Tanda melalui jalur Bedugul menuju arah timur sekira pkl 11.00 wita rombongan tiba di Pucak Manggu, istirahat makan bersama dan sempat istirahat karena hujan, satu jam kemudian rombongan kembali turun bersama, Sebelum sampai di pos dalam perjalanan anak pak Martin bernama Clieff kepeleset jatuh dan menimpa pak Martin lalu diupayakan untuk bisa jalan dengan cara dibopong tetapi Pak Martin tidak bisa berjalan selanjutnya diupayakan untuk menghubungi Basarnas Nusa Dua dan Basarnas Nusa Dua menghubungi Polsek Baturiti. selanjutnya pendaki yang bernama Iwan turun mendahului sampai ditempat parkir semula disusul istri Pak Iwan bernama Silvi dan anaknya Pak Martin bernama Clieff dan Celsi dan bertemu dengan Tim Basarnas, Selanjutnya Pak Iwan bersama team Basarnas kembali naik untuk mencari korban,

Pada tanggal 18 Oktober 2021 jam 06.30 Wita korban berhasil dievakuasi dengan alat Tandu sampai di parkir bendungan danau Beratan, selanjutnya korban dinaikan Ambulance PMI menuju RS BALI MED Denpasar untuk mendapat pertolongan / pengobatan lebih lanjut.
Proses evakuasi turut melibatkan unsur SAR Gabungan diantaranya Basarnas Bali, Polsek Baturiti, BPBD Kabupaten Tabanan, PMI Tabanan, Potensi SAR Radio 115, SAI Rescue, keluarga korban dan masyarakat setempat.(agus)

Komentar

News Feed