oleh

Kapolres Tabanan Sambut Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri

TABANAN-  Senin tanggal 11 Oktober 2021 pukul 10.45 sampai dengan pukul 11.40 wita, bertempat di Aula Wisnu Hartono Polres Tabanan telah dilaksanakan kegiatan penelitian oleh Tim STIK Lemdiklat Polri dengan tema ” Strategi pencegahan berita hoax terkait dengan radikalisme dan terorisme”.

Adapun anggota team STIK Lemdiklat Polri yang melaksanakan giat penelitin : Kombes Pol Irfing Jaya, S.I.K., Kombes Pol Kurnianto Purwoko, S.H., AKBP Nurahmi Syafridawati, S.H., Pembina TK I Dr Ilham Prisgunanto, S.S., M.Si, dan Penata TK I Drs Rahmadsyah Lubis, M.Pd.

Dalam pelaksanaan kegiatan mengundang kalangan Eksternal, yang tampak hadir diantaranya :

Kadis Kominfo Pemda Tbn
Perwakilan FKUB H Anwar Haryono
Ketua Pewarta Tabanan
Perwakilan Kejaksaan
Perwakilan Depag Tabanan
Kasihumas Pemkab Tabanan
Sedangkan pejabat Polres Tabanan yang hadir, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H, yang menyambut langsung dan mendampingi Tim selama kegiatan berlangsung, Kalangan internal yang mengikuti acara kegiatan PJU Polres Tabanan ( Waka Polres Tabanan, Kabagops, Kabag SDM, Kabaglog, Kasat Intel, Kasatnarkoba, Kasatbinmas, Kasatsamapta, Kasatreskrim, Kasatlantas, Kapolsek Tabanan, Kapolsek Kediri, Kapolsek Kerambitan dan Perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran

Pada kesempatan tersebut Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H, yang membuka acara mengucapkan selamat datang kepada Team di Polres Tabanan dalam rangka penelitian penggunaan Medsos dengan tema Strategi pencegahan berita hoax terkait dengan radikalisme dan terorisme” Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dan ikut untuk mensukseskan kegiatan ini, selanjutnya Kapolres menyerahkan waktu dan kesempatan kepada Tim.

Sedangkan kata sambutan dari Ketua Team peneliti STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol Irfing Jaya, S.I.K. pada intinya menyampaikan “pada tahun 2019 Kapolri memberikan pesan pengkajian tentang radikalisme dan terorisme.

Penelitian dilaksanakan di 4 Polda yang pernah dan yang terkait dengan masalah terorisme yaitu di Polda Sulteng, Polda Riau, Polda Bali dan Polda Sumsel.

Penelitian ini akan menjadi masukan kepada Mabes Polri. Sedangkan pokok permasalahan yang akan dicari yaitu semacam berita hoax, faktor mendukung berita hoax serta sinergitas Polri dengan masyarakat dalam menanggulangi adanya berita hoax ini.

Berita Hoax merupakan berita palsu yang sekarang ini sedang marak di kalangan masyarakat. Fenomena hoax bukan lagi hal yang jarang terjadi khusus-nya di media sosial. Hoax dapat membuat masyarakat resah karena informasi yang tidak di ketahui kebenarannya, seiring dengan semakin berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi juga membuat hoax dapat beredar dengan cepat di masyarakat melalui media sosial, Hoax adalah informasi sesat dan berbahaya, tegasnya

Acara selanjutnya Tim melakukan pendalaman dari kalangan Eksternal dan internal, selama kegiatan berlangsung berjalan aman tertib dan lancar.( andre)

Komentar

News Feed