PURWOKERTO – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengawasan Obat dan Makanan yang diselenggarakan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banyumas dengan tema “Duren Bawor: Duduk Bareng Bahas Pengawasan Bersama Lintas Sektoral”, Kamis (13/11/2025) di Aston Hotel & Convention Center Purwokerto.
Kegiatan FGD dibuka oleh Wakil Bupati Banyumas, Hj. Dwi Asih Lintarti, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memperkuat pengawasan peredaran obat dan makanan di wilayah Banyumas Raya. Hadir pula sebagai narasumber Kepala BPOM Banyumas, Sekda Banyumas, Sekda Cilacap, Sekda Purbalingga, dan Sekda Banjarnegara.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol Iwan Irmawan menyoroti bahwa pengawasan lintas sektor tidak hanya menyangkut keamanan pangan, tetapi juga berperan dalam mencegah penyalahgunaan zat berbahaya yang dapat berdampak pada stabilitas sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara BPOM, pemerintah daerah, dan BNN merupakan kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, tangguh, serta bebas dari ancaman narkotika maupun bahan adiktif lainnya.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan “Duren Bawor” menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan berbagi informasi antarinstansi guna memastikan keamanan produk yang beredar di masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain di Jawa Tengah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan pendekatan humanis dalam pengawasan, di mana edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui penyuluhan terpadu dan komunikasi aktif antara lembaga, diharapkan kesadaran publik terhadap bahaya obat ilegal dan makanan berisiko dapat meningkat, sehingga pengawasan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan partisipatif.@Tgk Zunet







