POLRI

Sinergi Polsek Merapi dan Perusahaan Tambang, Jalan Rusak Lahat–Muara Enim Mulai Dibenahi

0
×

Sinergi Polsek Merapi dan Perusahaan Tambang, Jalan Rusak Lahat–Muara Enim Mulai Dibenahi

Sebarkan artikel ini

LAHAT – Jalan lintas nasional yang menghubungkan Kabupaten Lahat dan Muara Enim, khususnya di kawasan Merapi, selama ini dikenal sebagai “jalur perjuangan” bagi para pengendara. Lubang menganga, aspal terkelupas, hingga gelombang di badan jalan membuat perjalanan kerap tersendat bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Namun kondisi tersebut mulai berubah. Menyikapi keluhan masyarakat, jajaran Polres Lahat melalui Polsek Merapi Barat tak tinggal diam. Dipimpin Kapolsek Merapi Barat Iptu Chandra Kirana, S.H., M.H., bersama perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut, langkah nyata perbaikan jalan pun mulai digulirkan.

550x300

Gerakan ini merupakan hasil dari Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang diinisiasi oleh Kapolres Lahat, AKBP Novi Ediyanto, S.I.K., M.I.K., di Aula Mapolsek Merapi Barat. Pertemuan tersebut mempertemukan Forkopimcam Merapi Barat dan Merapi Timur dengan pihak perusahaan tambang guna membahas solusi konkret atas kerusakan jalan yang menjadi urat nadi ekonomi daerah.

Rapat tersebut juga menindaklanjuti hasil koordinasi daring antara Tripika Merapi Area dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Dalam pembahasan itu, BBPJN menegaskan bahwa perbaikan jalan berskala besar akan menjadi tanggung jawab mereka, sementara perbaikan ringan dapat dilakukan oleh pihak lokal atau swasta melalui kerja sama lintas sektor.

Perbaikan difokuskan di sejumlah titik kritis, antara lain: Simpang PT. BL, Desa Karang Endah, Jalan Desa Ulak Pandan, Simpang PT. PE, Desa Kebur, Simpang PT. DAS, Desa Tanjung Baru, Simpang PT. BSR, BAU, dan MAS, Simpang PT. MIP dan Jembatan Desa Merapi serta Simpang PT. GGB hingga sepanjang jalur Lahat–Muara Enim.

Langkah gotong royong antara aparat kepolisian dan perusahaan tambang ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan infrastruktur di wilayah Merapi. Dengan kondisi jalan yang membaik, arus kendaraan akan lebih lancar, waktu tempuh lebih efisien, dan risiko kecelakaan dapat ditekan.

“Ini bukan hanya tentang memperbaiki jalan, tapi memperbaiki konektivitas masyarakat dan aktivitas ekonomi,” ujar Kapolsek Merapi Barat Iptu Chandra Kirana.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan dunia usaha dapat menghasilkan perubahan nyata bagi kepentingan bersama. Jalur yang dahulu dikenal sebagai jalur rusak, kini perlahan bertransformasi menjadi jalur harapan bagi warga Lahat dan Muara Enim.@Red

error: mediapolri.id