POLRES INHIL – Aksi pencurian sepeda motor yang meresahkan warga di Kabupaten Indragiri Hilir akhirnya terungkap. Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir berhasil membongkar jaringan pencuri motor lintas desa yang telah beraksi di sembilan lokasi berbeda. Tak disangka, dua dari tiga pelaku yang berhasil diamankan ternyata masih berusia belasan tahun.
Ketiganya berinisial M.R. (38), M.A. (13), dan M.H. (16). Mereka ditangkap setelah warga bersama aparat Polsek Batang Tuaka memergoki aksi mencurigakan di Jalan Lintas Sungai Cakah, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka. Dari tangan mereka, petugas mengamankan enam unit sepeda motor berbagai merek tanpa plat nomor serta satu kunci palsu yang digunakan untuk membobol kunci kendaraan.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., mengungkapkan bahwa modus operandi para pelaku cukup sederhana, namun terencana. “Mereka berkeliling antar desa mencari sepeda motor yang terparkir tanpa pengawasan. Setelah memastikan situasi aman, kendaraan didorong ke tempat sepi, lalu kunci kontak dirusak menggunakan kunci palsu,” jelasnya saat konferensi pers di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Senin (3/11/2025).
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor di wilayah Batang Tuaka. Gerak cepat personel Polsek dan Bhabinkamtibmas yang berkoordinasi dengan warga membuahkan hasil hanya dalam beberapa jam. Saat diamankan, ketiga pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa komplotan ini telah beraksi di sembilan lokasi berbeda sepanjang bulan Oktober 2025. Dua motor hasil curian diketahui sudah dijual kepada seseorang berinisial S yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Terhadap pelaku dewasa M.R., penyidik menjerat dengan Pasal 363 jo 65 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sementara dua pelaku anak di bawah umur, M.A. dan M.H., dijerat dengan Pasal serupa yang disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Kapolres AKBP Farouk Oktora menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Satreskrim dan Polsek Batang Tuaka atas kerja cepat dan sinergi dengan masyarakat. “Ini bukti bahwa kepedulian warga dan kesigapan petugas di lapangan dapat menjadi kunci dalam mengungkap tindak kejahatan. Kami berharap masyarakat selalu waspada dan menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan,” ujarnya.
Dengan terbongkarnya jaringan curanmor ini, situasi keamanan di wilayah Inhil diharapkan kembali kondusif. Sementara itu, polisi masih terus melakukan pengembangan untuk memburu penadah dan mengungkap kemungkinan adanya jaringan lebih besar di balik aksi pencurian ini.@Red







